Seorang wanita pulang dan mengabarkan pada suaminya kalau penyakit migrainnya yg sdh bertahun2 sembuh total. Rupanya dia pergi mengunjungi ahli hipnotis. Dia diajarkan utk bersugesti dan disuruh berdiri menghadap cermin, lalu menatap matanya sambil mengulangi kata-kata “Saya tidak punya migrain, saya tidak punya migrain, saya tidak punya migrain”. Hasilnya? Migrainnya lenyap.
“Wah…hebat banget Ma!”, kata suaminya. Si istri lalu berkata, “Pa, Papa kan tahu sendiri, akhir-akhir ini papa sudah nggak bergairah dan loyo di ranjang. Gimana kalo Papa juga terapi ahli hipnotis itu?. Si suami setuju lalu pergi. Sepulangnya di rumah dia segera merobek pakaiannya, menggendong istrinya dan membawanya ke kamar. Diletakkannya si istri yang sedang tersenyum mesra di ranjang dan berkata, “Jangan kemana-mana, Papa segera kembali”. Dia pergi ke kamar mandi, kembali beberapa menit kemudian, melompat ke atas ranjang dan merekapun segera terlibat dalam percintaan yang sangat membara, yang belum pernah dirasakan sang istri sebelumnya. “Wah…Papa luar biasa!”
“Eit! Itu blm apa2. Jangan kemana-mana, Papa segera kembali”. Kembali si suami masuk kamar mandi, kembali ke ranjang dan memulai ronde ke 2 yg bahkan lebih hot lagi.
Ronde ke 3 lagi-lagi si suami berkata, “Papa segera kembali” Kali ini, sambil memuji “kehebatan” sang suami, si istri diam-diam mengikutinya dan disana dia melihat suaminya berdiri di depan cermin sambil berkata……………….
Sugesti Positif
Posted in Uncategorized on 25 November 2009 by muntilanDelapan Kebohongan seorang IBU
Posted in Uncategorized on 25 November 2009 by muntilanDalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisahini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping ku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Aku berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :”Minumlah nak, aku tidak haus!” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah danbekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku tidak terbiasa” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi sepertiini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” ———-KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya
VAMPIRE SHOW OFF
Posted in Uncategorized on 25 November 2009 by muntilanAda 3 VAMPIRE, mereka bikin kompetisi siapa yg paling kejam, sadis, & tentu paling cepat menghabisi mangsanya.
VAMPIRE yg paling muda dapet kesempetan duluan.
Tiba2 dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi.
Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereemmm.
Terus dia ngomong, “Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?”
Yg dua ngangguk, “Iya, Liat.”
“Penduduk desa itu… habiissss !”
Yg paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah.
“Lu liat kota yg itu?”, katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener.
“Iya, Liat”, yg dua ngangguk juga.
“Penduduk kota itu juga habiiissssss !”, kata yg paling tua sambil ketawa serem,
“Hua ha ha hah !”.
VAMPIRE yg satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off..
Akhirnya dia juga lari sekelebat. Temennya yg dua terperanjat,
soalnya blm sampe setengah menit dia udah balik,
penuh dgn cucuran darah di mukanya & matanya.
Temennya yg dua membatin, “Gila ni VAMPIRE,…. sangar amat, ternyata dia yg paling jago”.
Sambil ngos-ngosan dia teriak, “Lu pade liat nggak tiang listrik di belokan sana?”
“Liat! Liat!”, kata yg laen.
“Sialan, gua kagak liat !!”. kata si VAMPIRE
thank’s to
Posted in Uncategorized on 26 Agustus 2008 by muntilanTerima kasih kepada Allah swt sang pemilik alam,atas kuasanya hingga kita bisa bertemu di #muntilan sebagai kawan,terima kasih kepada penguasa Dalnet,atas kemudahan dan kesulitannya hingga chanel #muntilan terwujud.Terima kasih pula kepada segenap Sop dan Aop #muntilan,kepada para user setia,yg turut berpartisipasi meramaikan channel kita.Kepada seluruh official channel : #jogjakarta, #kudus, #sleman,#kraton,#kucingan,dll yg tak bisa saya sebutkan satu persatu.Terima Kasih kepada ky,galee,chayull,adipati,kungkong atas supportnya.Kepada sonicshell atas dukungannya.Semoga #muntilan bisa memberikan warna lain di Dalnet,menambah kawan dlm bergaul dan menambah wawasan dalam berpikir.Akhir kata enjoy on chanel,get friends!..Salam….
muntilan
Posted in Uncategorized on 22 Agustus 2008 by muntilan
Kota Muntilan terletak di kabupaten Magelang,propinsi Jawa Tengah.Disana terdapat banyak keanekaragaman penduduk dan wisata,tentu yang paling termasyhur adalah Candi Budha Borobudur dan Candi Mendut.Selain itu ada wisata view,yaitu Ketep Pass di lereng gunung Merbabu terletak sekitar 20 km dari Kota Muntilan,merupakan wisata untuk melihat kemegahan gunung Merapi dari dekat yang tersedia juga Volcano Theater jika ingin melihat film tentang Merapi.Ada lagi wisata Jurang Jero,Kedung Kayang,dll.Selain Wisata,Muntilan terkenal dengan kulinernya,yaitu tape ketan.Nah seharusnya silahkan berkunjung ke sana,banyak keanekaragaman yang harus kita tahu.Anda akan disuguhi oleh penduduk yang ramah khas jawa tengah.Janji wis….
sugeng rawuh…
Posted in Uncategorized on 22 Agustus 2008 by muntilanSugeng Rawuh di web nya muntilan,silahkan di baca-baca setelah itu kunjungi room nya di #muntilan IRC dalnet.